
Dewasa ini LGBT sedang maraknya di bicarakan di Media Sosial maupun di kalangan masyarakat pada umumnya. Bahkan masalah ini masih belum teratasi dan hal ini semakin berkembang seiring dengan munculnya Lembaga Konseling Support Group and Resources Center on Sexuallity Studies (SGRC) di Universitas Indonesia (UI). Beberapa negara banyak yang tidak setuju akan adanya LGBT salah satunya Negara Indonesia. Kenapa? Karena LGBT dapat merusak moral generasi muda bahkan perbuatan ini sangat tercela di mata Allah juga di kalangan masyarakat. Jika LGBT ini di biarkan begitu saja kemungkinan moral anak-anak bangsa akan hancur, nah kalau generasi mudanya sudah hancur lalu siapa lagi yang akan menjadi penerus generasi bangsa berikutnya.
LGBT atau Lesbian, Gay, Bisexual Dan Transgender merupakan suatu penyimpangan
orientasi seksual yang sangat bertentangan dengan fitrah manusia itu sendiri. Pada hakikatnya Allah telah menciptakan manusia itu berpasang-pasangan Lelaki dengan wanita, siang dan malam, kaya dan miskin, putih dan hitam, cantik dan jelek. Lalu Kenapa Allah menciptakan demikian? Supaya Alam ini seimbang, tidak goyah, saling melengkapi satu sama lain. Lah.. Bukan malah sebaliknya lelaki dengan lelaki dan perempuan dengan perempuan bahkan ada yang menikah dengan sesama jenis. Terkadang saya heran di mana letak akal dan pikiran mereka. Allah sengaja memberikan kita akal dan pikiran untuk dapat memilah-milah mana yang baik dan mana yang tidak. Kalau kita saja sebagai manusia tidak bisa menggunakan akal dan pikiran itu, berarti sama halnya dong dengan binatang.
Apakah Kaum Luth As Hidup Kembali atau Hanya Akhlaknya?
LGBT salah satu perbuatan yang telah di lakukan oleh orang-orang Sadum (kaum Luth) pada Zaman nabi Luth sebelumnya. Dan yang pertama sekali melakukan perbuatan yang dholim tersebut adalah Kaum Luth as. Pada masa itu LGBT merupakan suatu tradisi bagi mereka yakni orang-orang Sadum (Kaum Luth) menjalani Lesbian dan Homo, sama halnya dengan sekarang kegiatan sex laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan mereka tidak menginginkan istri-istri mereka, begitu pula dengan yang istri mereka tidak menginginkan suami.
Nafsu yang seharusnya benar dengan lawan jenis tetapi mereka malah menciptakan adat sesama jenis. semua itu bermula pada nafsu yang begitu besar dan selalu kurang puas dan lama-kelamaan orang-orang Sadum menjadi Lesby dan Homo. Nah kalau di pikir-pikir apa bedanya dengan yang sekarang, mereka bahkan sama dengan kaum Luth. dan Allah sangat murka kepada mereka, dan Allah langsung mengazab mereka tanpa kenal kata ampun dengan mendatangkan hujan batu yang dapat membinasakan mereka hanya kedipan mata saja.Yang mana tertera dalam firman Allah:
“Kepada mereka kami tumpahkan hujan batu. Sebab itu pikirkan, bagaimana akibat orang-orang yang berbuat dosa”. (QS. Al-A’raf: 84)
Nah kita sebagai anak-anak Bangsa yang cerdas dan akan menjadi penerus generasi bangsa, kita seharusnya bisa mengambil hikmah dan pelajaran agar kita semua tidak terjerumus ke dalamnya. Kalau kita hanya diam dan menutup mata saja tanpa mau mencegah siapa lagi yang akan mencegahnya paling tidak untuk diri sendiri dan ingatlah Tuhan Yang Esa dia selalu melihat apa yang kita lakukan. Dan bagi para LGBT tidak ada kata terlambat untuk bertobat, Allah Maha pengampun dan Maha Penyayang.
Sayangilah diri anda jangan sampai kita di laknat Oleh Allah seperti halnya kaum Luth as.
Manusia tidak ada yang sempurna, dan kita tidak pernah luput dari dosa. kita hanya berusaha untuk menjadi lebih baik dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan. Karena Kesempurnaan itu hanya milik Allah dan kita hanya berusaha untuk mengharapkan keridhoanya.
#ulasan sedikit tentang LGBT menurut pandangan saya.